Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Menguasai Jurnal Penyesuaian(Adjusting Entries) dalam Waktu Singkat

Menguasai Jurnal Penyesuaian(Adjusting Entries)

Jurnal Penyesuaian (Adjusment Entries)

Umumnya pada akhir periode belum semua akun dalam neraca saldo menunjukkan akun sebenarnya (riil). Contohnya akun pendapatan dan akun beban belum menunjukkan jumlah pendapatan dan beban selama periode yang bersangkutan.

Mengapa demikian?

Selama satu periode akuntansi mungkin terjadi perubahan yang mungkin belum dicatat. Oleh karena itu, perusahaan perlu menyesuaikan perubahan akun dengan akun yang berada pada neraca saldo  agar menunjukkan kondisi sebenarnya.

Pengertian Jurnal Penyesuaian

Pada akhir periode perusahaan harus melakukan penyesuaian terhadap akun-akun yang perlu disesuaikan. Jurnal penyesuaian adalah proses pencatatan perubahan saldo akun agar menunjukkan sldo sebenarnya pada akhir periode tertentu.

Jurnal penyesuaian merupakan suatu penghitungan keuangan terhadap akun-akun yang telah menjadi pendapatan atau beban. Jurnal penyesuaian berfungsi mencatat akun rill yang telah menunjukkan jumlah sebenarnya, mengelompokkan akun nominal untuk menunjukkan jumlah uang yang benar-benar menjadi pendapatan dan beban selama periode bersangkutan, serta mengelompokan akun rill dan akun nominal.

Akun rill meliputi akun harta, utang, dan modal. Akun nominal meliputi pendapatan dan beban.

Baca Juga : Pengelompokan dan Pengkodean Akun dalam Akuntansi

Pencatatan Jurnal Penyesuaian

Akun – akun yang tercatat pada neraca saldo perlu disesuaikan agar menunjukkan saldo sebenarnya.  Akun – akun yang disesuaikan dicaat dalam jurnal penyesuaian. Akun-akun tersebut diuraikan sebagai berikut.

a. Perlengkapan

Perlengkapan adalah barang yang digunakan perusahaan untuk kegiatan operasional yang habis dipakai selama satu tahun. Perlengkpan yang sudah terpakai akan menjad beban pada akhir periode akuntansi.

Contohnya, pada tanggal 5 Agustus 2013 Sallon beautiful membeli tunai perlengkapan sebesar 1.000.000. Pada tanggal 31 Agustus 2013, perlengkapan yang tersisa sebesar 700.000, Artinya perlengkpan yang habis dipakai sebesar 300.000. Jurnal penyesuaian untuk mencatatanya adalah sebagai berikut :

Beban Perlengkapan        300.000

    Perlengkapan                             300.000

Dalam Bahasa Inggris

Supplies Expense        300.000

    Supplies                                    300.000


b. Penyusutan Aktiva Tetap

Aktiva tetap adalah akiva berwujud (Kecuali Tanah) yang siap dipakai dalm operasional perusahaan dan umur ekonomisnya lebih dari satu tahun. Contoh Aktiva tetap adalah peralatan, kendaraan, mesin, dan gedung. Aktiva tetap akan mengalami penyusutan atau berkurangnya kemampuan untuk memberikan manfaat ekonomis secara berangsur-angsur.

Contohnya pada tanggal 21 Agustus 2013 dalam neraca saldo terdapat akun akun peralatan usaha sebesar 6.500.000. Salon beautiful menetapkan penyusutan peralatan sebesar 10%. Jadi penyusutan peraatan sebesar 650.000. Jurnal penyesuaian peralatan sebagai berikut :

Beban penyusutan peralatan        650.000

    Akumulasi penyusutan peralatan        650.000

Dalam bahasa inggris

Depreciation Expense of Equipment        650.000

    Accumulated Depreciation of Equipment        650.000


c. Beban  dibayar dimuka

Beban dibayar dimuka adalah transaksi yang dianggap sebagai harta (aktiva) sehingga akan menjadi beban. Beban ini merupakan harta perusahaan yang memberikan manfaat pada masa depan. Contoh akun beban dibayar dimuka adalah sewa dibayar dimuka, asuransi dibayar dimuka, iklan dibayar dimuka, dan bunga dibayar dimuka. Pencatatan jurnal penyesuaian akun beban dibayar dimuka dilakukan dengan dua cara sebagai berikut :

1. Dicatat sebagai harta

Sebagai contoh transaksi pembayaran sewa dibayar dimuka. Pada tanggal 1 Agustus 2013 salon beautiful membayar sewa dimuka 6.000.000 selama satu tahun. Pada saat transaksi pembayaran sewa, pencatatan dilakukan dengan cara mendebit sewa dibayar dimuka dan mengkredit kas. Penyesuaian transaksi tersebut dilakukan dengan cara mendebit akun beban sewa dan mengkredit akun sewa dibayar dimuka.

Sewa yang telah menjadi beban adalah lima bulan (1 Agustus-31 Desember 2013). Jumlah beban sewa sebesar 5/12 x 6.000.000 = 2.500.000. Jurnal penyesuaian beban sewa sebagai  berikut.

Beban Sewa                2.500.000

    Sewa dibayar dimuka        2.500.000

Dalam bahasa inggris

Rent Expense        2.500.000

    Prepaid Rent            2.500.000


2. Dicatat sebagai beban

Pada tanggal 1 Agustus 2013, salon beautiful membayar sewa dimuka 6.000.000 selama satu tahun. Akun sewa dibayar dimuka dicatat dengan cara mendebit akun beban sewa dan mengkredit akun kas. Sewa yang menjadi beban adalah 5 bulan (1 Agustus-31 Desember).

Akun beban sewa yang didebit 6.000.000 harus dikredit 3.500.000 agar saldo debit 2.500.000. Jumlah 3.500.000 dicatat pada akun sewa dibayar dimuka (debit). Jurnal penyesuaian beban sewa sebagai berikut.

Sewa dibayar dimuka    3.500.000

    Beban sewa            3.500.000

Dalam bahasa inggris

Prepaid Rent        3.500.000

    Rent Expense         3.500.000

   

d. Pendapatan diterima dimuka (Deffered Income)

Pendapatan diterima dimuka atau utang pendapatan adalah transaksi yang sejak awal dicatat sebagai utang, tetapi akan menjadi beban pada masa depan. Pendapatan ini muncul karena perusahaan telah menerima pembayaran atas suatu pekerjaan. Tetapi belum menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Contoh pendapatan diterima dimuka adalah sewa diterima dimuka, asuransi diterima dimuka, dan bunga diterima dimuka. Penyesuaian akun pendapatan diterima dimuka dilakukan dengan dua cara sebagai berikut.

1. Dicatat sebagai utang (kewajiban)

Jika dicatat sebagai  utang, transaksi dicatat dengan cara mendebit akun kas dan mengkredit akun sewa diterima dimuka. Misalnya, pada tanggal 1 oktober 2013 salon beautiful menerima pendapatan sewa alat salon untuk masa satu tahun sebesar 2.500.000.

Jurnal penerimaan atas pendapatan sewa adalah akun kas (debit0 dan akun sewa diterima dimuka (kredit). Jadi, bagian sewa yang telah menjadi pendapatan adalah tiga bullan (1 Oktober-31 Desember) sebesar 625.000, yaitu dari perhitungan 3/12 x 2.500.000. jurnal  penyesuaian pendapatn sewa sebagai berikut.

Sewa diterima dimuka     625.000

    Pendapatan sewa                        625.000

Dalam bahasa inggris

Deffered Rent        625.000

    Rent Revenue                      625.000


2. Dicatat sebagai  pendapatan

Jika dicatat sebagai pendapatan, transaksi dicata dengan cara mendebit akun kas dan mengkredit akun akun pendpatan. Pencatatan jurnal penyesuaian dilakukan dengan cara mendebit akun pendapatan sewa dan mengkredit akun sewa diterima dimuka.

Misalnya, pada tanggal 1 oktober 2013 salon beautiful menerima pendapatan sewa alat-alat salon untuk masa satu tahun sebesar 2.500.000. Akun sewa yang belum menjadi pendapatan hingga tanggal 31 desember 2013 sebesar 1.875.000. Dengan akun pendapatn sewa yang telah dikredit 2.500.000, akun pendapatan sewa harus didebit 1.875.000. Jurnal penyesuaian pendapatan sewa sebagai berikut.

Pendapatn Sewa            1.875.000

    Sewa diterima dimuka        1.875.000

Dalam bahasa inggris

Rent Revenue            1.875.000

    Deffered Rent            1.875.000


e. Beban yang masih harus dibayar

Beban yang maih harus dibayar atau utang beban adalah beban yang sudah menjadi kewajiban ditinjau dari segi waktu, tetapi belum dicatat atau dilakukan pembayarannya. Contoh beban yang masih harus dibayar adalah gaji yang masih harus dibayar dan bunga yang masih harus dibayar.

Misalnya suatu perusahaan menetapkan pembayaran gaji karyawan pada tanggal 5 desember 2013 sebesar 8.000.000 selama bulan desember, ada seorang karyawan yang belum mengambil gaji sebesar 2.000.000 hal ini berati perusahaan memiliki utang gaji kepada karyawan yang bersangkutan. Jural penyesuaian utang gaji sebegai berikut.

Beban gaji        2.000.000

    Utang gaji            2.000.000

Dalam bahasa inggris

Salaries Expense    2.000.000

    Salaries Payable        2.000.000


f.  Piutang yang masih harus diterima

Piutang yang masih harus diterimaa  atau biasa disebut piutang pendapatan adalah pendapatan yang sudah menjadi hak perusahaan tetapi belum dicatat atau belum diterima pembayarannya hingga akhir periode. Meskipun belum menerima uang, perusahaan akan mencatat pendapatan tersebut sebagai penghasilan pada akhir periode karana perusahaan telah memberikan jasanya.

Contoh pendapatan yang masih harus diterima adalah piutang bunga dan piutang sewa. Misalnya pada tanggal 13 Desember 2013 suatu perusahaan jasa menyewakan mobil untuk masa satu minggu senilai 1.000.000. Akan tetapi, hingga pada tanggal 31 Desember 2013 perusahaan tersebut belum menerima pelunasan. Jurnal penyesuaian piutang pendpaatan sebagai berikut.

Piutang Sewa        1.000.000

    Pendapatan Sewa        1.000.000


g. Piutang tak tertagih

Piutang tak tertagih adalah resiko yang diterima perusahaan akibat tidak tertagihnya piutang usaha karena pelanggan tidak melakukan pembayaran. Transaksi piutang tak tertagih diperlakukan sebagai beban.

Misalnya salon beautiful menetapkan 3% piutang tak tertagih atas piutang usaha  sebesar 1.500.000. Penghtungan piutang tak tertagih adalh 3% x 1.500.000 = 45.000. Jurnal ppenyesuain piutang tak tertagih sebagai berikut.

Piutang tak tertagih             45.000

    Akumulasi piutang tak tertagih        45.000

Dalam bahasa inggris

Bad debt expense            45.000

    Allowance for bad debt expense        45.000

Demikianlah penjelasan kami tentang jurnal penyesuaian (Adjusting Entries) dalam Waktu Singkat, apabila masih ada yang masih bingung silahkan tinggalkan pesan anda di kolom komentar.

Semoga bermanfaat. 


Posting Komentar untuk "Menguasai Jurnal Penyesuaian(Adjusting Entries) dalam Waktu Singkat"