Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Akuntansi Manajemen; Pengertian, Fungsi, Tujuan, Ruang Lingkup dan Cara Kerjanya

Pengertian Akuntansi Manajemen
Akuntansi Manajemen; Pengertian, Fungsi, Tujuan, Ruang Lingkup dan Cara Kerjanya

Management accounting atau akuntansi manajemen merupakan salah satu jenis akuntansi yang sangat penting bagi perusahaan atau bisnis. Data-data yang dihasilkan oleh akuntansi ini akan digunakan sebagai dasar perencanaan manajemen perusahaan. Proses ini menghasilkan informasi kuantitatif yang berupa laporan keuangan dan juga laporan kualitatif yang berupa laporan non-keuangan. 

Akuntansi manajemen merupakan salah satu hal yang penting bagi perusahaan atau bisnis. Segala perencanaan dan pengambilan keputusan manajemen didasarkan dari data akuntansi manajemen. Oleh karena itu, sebagai manajer atau pemilik bisnis, perlu adanya pemahaman serius mengenai akuntansi manajemen.

Semua yang berhubungan dengan perencanaan manajemen akan berdasarkan data ini. Proses akuntansi ini bertujuan untuk menyajikan segala bentuk laporan sebagai satuan usaha dalam kepentingan pihak internal dalam melaksanakan proses manajemen yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian.

Pengertian Akuntansi Manajemen

Akuntansi manajemen adalah proses mempersiapkan laporan operasional bisnis yang membantu manajer atau pimpinan membuat keputusan jangka pendek dan jangka panjang. Akuntansi manajemen membantu bisnis mengejar tujuannya dengan mengidentifikasi, mengukur, menganalisis, menafsirkan dan mengkomunikasikan informasi kepada manajer.

Auntansi manajemen juga meliputi penyusunan laporan keuangan untuk kelompok non-manajemen seperti pemegang saham, kreditur, badan pengatur dan otoritas pajak.

Pengertian Akuntansi Manajemen Menurut Para Ahli

1. Charles T. Homgren (1993:4)

Akuntansi manajemen merupakan sebuah proses identifikasi, penyiapan, pengukuran, akumulasi, analisa dan penafsiran serta komunikasi mengenai informasi yang dapat membantu eksekutif dalam memenuhi tujuan perusahaan.

2. RA Supriyono (1993:8)

RA Supriyono mengatakan akuntasi manajemen berdasarkan Management Accounting Practices (MAP) komite yang dibentuk oleh National Association of Accountants (NAA) bahwa akuntansi manajemen ialah suatu proses identifikasi, pengukuran, pengumpulan data, analisis, penyiapan, dan komunikasi informasi finansial yang digunakan manajemen untuk sebuah perencanaan, evaluasi, pengendalian dalam suatu organisasi atau peusahaan, serta menjamin ketepatan penggunaan sumber dan pertanggungjawaban atas segala sumber tersebut. Dalam akuntansi manajemen juga terdiri dari penyiapan laporan finansial untuk kelompok-kelompok non manajemen seperti para kreditur, pemegang saham, penguasa perpajakan dan lembaga-lembaga lain.

3. Mulyadi (2001)

Akuntansi manajemen adalah sebuah informasi keuangan yang didapatkan dari berbagai tipe akuntansi manajerial, yang digunakan terutama oleh pengguna internal sebuah perusahaan.

4. Halim dan Supomo (2000)

Akuntansi manajemen adalah kegiatan atau proses yang menghasilkan informasi dengan bentuk keuangan bagi manajemen, berguna dalam pengambilan keputusan ekonomi dalam menjalankan fungsi manajemen.

Fungsi dan Penerapan Akuntansi Manajemen

Berikut ini fungsi dari akuntansi manajemen bagi sebuah perusahaan:

1. Alat untuk Menganalisa Pengambilan Keputusan 

Akuntansi ini dijadikan sebagai salah satu alat analisa yang dapat memberikan data kuantitatif dan juga kualitatif. Data-data yang disajikan kemudian akan dijadikan sebagai dasar untuk mengambil keputusan. 

2. Sistem Informasi untuk Pihak Eksternal 

Management accounting tidak hanya didesain untuk pihak internal saja. Bidang akuntansi ini juga digunakan untuk kepentingan pihak eksternal, seperti misalnya pemegang saham, pemerintah, lembaga keuangan, dan pihak-pihak lain yang memiliki kepentingan dalam perusahaan. 

Laporan yang dihasilkan bisa digunakan sebagai bentuk pertanggungjawab perusahaan terhadap pemegang kepentingan di perusahaan tersebut. Para stakeholder dapat mengetahui kondisi perusahaan berdasarkan laporan management accounting. 

3.Sumber Data dan Informasi Keuangan yang Relevan 

Management accounting menyajikan informasi terkait keuangan perusahaan dan berbagai sumber data yang relevan. Data-data terseut kemudian dijadikan sebagai dasar dalam merencanakan kegiatan atau operasional dalam sebuah perusahaan. 

4.Sumber Informasi untuk Pertanggungjawaban Masing-masing Divisi

Setiap divisi harus membuat laporan terkait pengelolaan manajemen. Management accounting dapat dijadikan sebagai sumber informasi dalam pembuatan laporan masing-masing divisi. Laporan tersebut nantinya dapat digunakan sebagai dasar perencanaan program kerja mereka sesuai dengan kebutuhan perusahaan. 

5. Mengukur Kinerja Perusahaan

Management accounting menyajikan data historis yang dapat dijadikan sebagai alat untuk mengevaluasi kerja dalam tingkat divisi dan juga kepentingan perusahaan secara menyeluruh. Proses evaluasi sangat penting untuk dilakukan untuk bisa menilai sejauh mana kinerja perusahaan dalam mencapai target yang telah ditentukan. Dengan demikian, perusahaan dapat mengontrol bagian mana saja yang perlu ditingkatkan, dikurangi, atau mungkin dihilangkan. 

6. Koordinasi Berbagai Kegiatan Perusahaan 

Management accounting juga berfungsi untuk koordinasi antar divisi. Informasi yang dihasilkan oleh manajemen ini membuat antar divisi mendapatkan informasi eskternal yang diperlukan untuk menjalankan programnya masing-masing. Dengan demikian, tabrakan kepentingan antar divisi pun bisa dihindari. 

Tujuan Akuntansi Manajemen

Akuntansi manajemen membantu manajer dalam perusahaan membuat keputusan.

Akuntansi manajemen adalah proses mengidentifikasi, menganalisis, menafsirkan dan mengkomunikasikan informasi kepada manajer untuk membantu mencapai tujuan bisnis.

Data yang dikumpulkan mencakup semua bidang akuntansi yang menginformasikan manajemen operasional bisnis yang berkaitan dengan biaya produk atau layanan yang dibeli oleh perusahaan. Akuntan manajemen menggunakan anggaran untuk mengukur rencana operasi bisnis.

Sementara itu, laporan kinerja digunakan untuk mencatat penyimpangan hasil aktual dibandingkan dengan yang dianggarkan.

Ruang Lingkup Akuntansi Manajemen

Setelah mengetahui tujuan akuntansi manajemen, maka berikut ini akan dijelaskan tentang ruang lingkup akuntansi manajemen. Ini dia ruang lingkup yang dimaksud:

1. Manajer Produksi

Ruang lingkup yang pertama adalah manajer produksi. Seorang manajer produksi memang harus memegang laporan ini. Karena hampir semua informasi yang ada di dalamnya dibutuhkannya. Seorang manajer produksi membutuhkan rincian detil yang terkait dengan biaya harga produk produksi. Termasuk di dalamnya semisal total biaya produksi, biaya unit dan biaya tenaga kerja langsung. Ini semuanya ada di dalam akuntansi manajemen.

2. Manajer Keuangan

Ruang lingkup yang kedua adalah manajer keuangan. Yang mana seorang manajer keuangan pasti menerapkan akuntansi manajemen. Karena dari sana mereka akan mendapatkan rincian terkait dengan informasi beban biaya, tingkat pengembalian investasi dan selainnya.

3. Manajer Pemasaran

Ruang lingkup akuntasi manajemen yang ketiga adalah manajer pemasaran. Karena tentunya, bidang ini tidak mungkin bisa menentukan strategi pemasaran, jika rincian biaya tidak valid apalagi salah.

Selain itu dengan berdasarkan pada laporan akuntansi manajemen, maka bisa ditentukan berupa kebutuhan biaya pemrasaran yang harus dialokasikan. Termasuk berada diskon yang harus diberikan kepada konsumen.

4. Manajemen Puncak

Manajemen puncak juga ruang lingkup akuntansi  yang tidak boleh dilupakan. Karena mereka juga membutuhkan informasi perusahaan sebagai bahan kajian untuk menentukan kebijakan strategis berikutnya.

Bisa dibilang kerja manajemen puncak ini lebih rinci lagi. Bahkan dari sinilah penyusunan anggaran, ekspansi usaha serta peluang investasi dijalankan dan dimulai. Maka dari itu, akuntansi manajemen adalah opsi yang memang sangat penting.

5. Investor Perusahaan

Mungkin juga perlu dimasukkan ke dalam ruang lingkup akuntansi manajemen adalah investor perusahaan. Karena mereka juga perlu mempelajari potensi keuntungan dari uang yang mereka simpan di unit usaha. Sekalipun demikian perlu dilakukan koordinasi terlebih dahulu, apakah semua informasi perusahaan perlu diberitahukan pada investor. Ini wewenangnya ada pada pihak pimpinan.

Cara Kerja Sistem Akuntansi Manajemen

Sistem akuntansi manajemen digunakan untuk memberikan informasi penting kepada manajemen yang digunakan dalam pengambilan keputusan operasional bisnis. 

Misal, perusahaan manufaktur menggunakan sistem akuntansi manajemen untuk membantu penetapan biaya dan pengelolaan proses mereka. Sementara rumah sakit menggunakan sistem akuntansi manajemen untuk membantu mereka dalam penagihan asuransi dan persyaratan in-house lainnya.

Sistem akuntansi manajemen memiliki variasi tersendiri dan memungkinkan fungsionalitas dan laporan khusus yang berbeda di setiap industri. 

Namun, akuntansi manajemen juga tetap memiliki keterbatasan dan ruang lingkup tersendiri.

Kesimpulan

Sesudah memahami secara lengkap tentang akuntansi manajemen dan menerapkan pada bisnis Anda, tentu sebagai manajer atau pemilik bisnis akan membuat laporan keuangan bisnis lebih terencana dan terdistribusi dengan baik sesuai kebutuhan setiap bagian manajemen perusahaan.

Dalam memudahkan perusahaan mengelola akuntansi manajemen dan akuntansi keuangan, Anda dapat menggunakan jasa konsultan.

Dan untuk kemudahan dalam proses penyampaian data keuangan pada keseluruhan manajemen, departemen, dan divisi Anda bisa menggunakan software akuntansi yang memiliki fitur multi departemen

Posting Komentar untuk "Akuntansi Manajemen; Pengertian, Fungsi, Tujuan, Ruang Lingkup dan Cara Kerjanya"